Kepala Distrik Sentani, Jack Puraro mengungah video merespon viralnya tindakan penertiban penjual sayur keliling yang dilakukannya di wilayah Distrik Sentani pekan lalu.
Dalam unggahannya, Jack meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura jika kebijakan tersebut menimbulkan pro dan kontra di tengah-tengah masyarakat.
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil karena sejumlah faktor antara lain penjual sayur keliling yang berjualan di pinggir jalan (lapak dadakan) menimbulkan kemacetan arus lalu lintas sehingga perlu ditertibkan.
Jack pun menyampaikan bahwa para penjual sayur keliling tersebut boleh berjualan lagi namun jangan di pinggir jalan dan sayur yang dijual tidak dibawa dari Kota Jayapura melainkan beli di Pasar Sentani.
"Silakan anda bisa berjualan dari gang ke gang, rumah ke rumah, tapi belanjanya di Pasar Sentani, ada Pasar Baru ada Pasar Lama," ujar Jack Puraro.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kebijakan menertibkan lapak dadakan di pinggir jalan karena pedagang di Pasar mengalami penuruan omset penjualan yang signifikan sejak munculnya pedagang sayur keliling. Padahal, para pedagang di Pasar ini yang berkontribusi membayar retribusi pajak untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jayapura.
#jayapura #japrax #papua