Articles by "Fransiska Papua"
Showing posts with label Fransiska Papua. Show all posts
‎Felix Kalakmabin, lahir di Abmisibil, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan pada, 22 Februari 1964 dari pasangan suami-istri, Kitamen Kalakmabin (Ayah) dan Depson Yuliana Sitokdana (Ibu). Felix Kalakmabin Menempuh pendidikan dasar di Oksibil dan masuk di Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Taruna Bakti, Jayapura. 
‎Di kemudian hari, karena terpanggil, ia kemudian memutuskan untuk hidup sebagai seorang biarawan Fransiskan dan menjalani masa Postulat di Tigi, Diyai, Papua Tengah pada tahun 1984. Setelah tahun Postulat, ia melanjutkan tahun Novisiat OFM La Verna di Sentani, Papua pada tahun1986 dan mengucapkan profesi Pertama (kaul pertama) di Sentani pada, 15 Juli 1987 serta profesi Meriah (Kaul Kekal) di Pacet, Jawa Barat pada, 15 Agustus 1993 sebagai seorang biarawan Fransiskan.
‎Tempat karya Bruder Felix Kalakmabin, OFM semasa hidupnya sebagai seorang Fransiskan, sebagai berikut : Pada, 15 Februari 1991 setelah lulus kursus mengetik di Pati, Jawa Tengah,  ia menerima penugasan dari persaudraan di Kota Wamena, Papua Pegunungan.  Dari Kota Wamena, ia dipindakan di Pugima, Jayawiya, sebagai guru, ia bertugas hingga tahun 1994. Pada 18 Juni 1994 menerima penugasan di SP2 Taja, Jayapura, Papua sebagai Guru. Dari Taja, ia ditugaskan di Panti Asuhan Polomo, Sentani l, dari tahun1996 berkarya di  
‎Setelah sekian lama berkarya sebagai seorang Bruder Fransiskan. Ia diberi kesempatan untuk menjalani Ziarah ke Asisi, Italia pada, September 2009 dan setelah kembali, melalui Kapitel Kustodi, ia diangkat sebagai Anggota Konsilium Kustodi Duta Damai, Papua periode 2009 hingga 2011. Di saat yang sama, Bruder Felix Kalakmabin, OFM kembali lagi, ditugaskan sebagai pembina di Panti Asuhan Polomo, ia bertugas di Panti Asuhan hingga tahun 2015. Pada pertengahan 2015, Bruder Felix Kalakmabin, OFM mendapat kembali bertugs di Paroki Taja-Lere ( mengurus kelompok Kategorial). 
‎Setelah sekian lama bekerja di wilayah Keuskupan Jayapura, akhirnya Bruder Felix Kalakmabin, OFM di tahun 2017, tepatnya 12 Desember, ia menerima penugasan baru di Agats, Asmat sebagai Pembina Asrama Putra Martinus De Pores. Di Agats inilah, menjadi tempat terakhir dari perjalan hidup Bruder Felix Kalakmabin, OFM.
‎Tanpa disangka pada 14 Oktober 2019, Bruder Felix Kalakmabin, OFM, dipanggil kembali oleh Allah ke dalam kerahiman kasih-Nya. Ia ditemukan telah meninggal dunia di dalam kamar mandi biara Fransiskan di Agats, Asmat. Kemudian, Jenasanya, diterbangkan ke Jayapura dan dimakamkan, di pekuburan Fransiskan di Sentani. 
‎Bruder Felix Kalakmabin, OFM meninggal dunia dengan damai dalam usia 55 tahun dan sebagai Fransiskan selama 35 tahun. Semoga jiwa semua orang beriman yang telah meninggal, khususnya Bruder Felix Kalakmabin, OFM beristirahat dalam ketenteraman karena kerahiman Tuhan.  (Dari berbagai sumber).
‎Oleh, Engelberto Namsa.
@sorotan